Kamis, 19 April 2012

Sistem Ekonomi


Sistem Ekonomi
Pengertian
 Sistem ekonomi adalah cara suatu negara dalam menjalankan perekonomiannya.Dengan kata lain, sistem ekonomi merupakan seluruh proses dan kegiatan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup untuk mencapai kemakmuran.
Jenis – jenis Sistem Ekonomi
Disetiap negara pasti terjadi masalah ekonomi. Oleh karena itu dalam menhadapi permasalahan ekonomi, masing-masing negara menggunakan sistem ekonomi yang sesuai dengan kondisi dan ideologi negara yang bersangkutan. Terdapat bermacam – macam sistem ekonomi yang digunakan saat ini yaitu :
A.    Kapitalis
Sistem ekonomi kapitalis atau disebut juga sistem ekonomi pasar adalah sistem ekonomi yang secara penuh memberikan kebebasan kepada setiap individu/kelompok untuk menjalankan kegiatan ekonomi mulai dari produksi hingga distribusi tanpa campur tangan pemerintah. sistem ekonomi pasar dipopulerkan oleh Adam Smith dengan Bukunya yang berjudul An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nation.
Adam Smith menyatakan bahwa “perekonomian akan berjalan dengan baik apabila pengaturannya diserahkan kepada mekanisme pasar atau mekanisme harga”.
Ciri dari ekonomi kapitalis :
*      Adanya pengakuan terhadap kepemilikan individu.
*      Terdapat kompetisi antar idividu untuk mengejar keuntungan.
*      Tidak ada batasan bagi individu menerima imbalan atas prestasi kerjanya.
*      Minim campur tangan pemerintah.
*      Mekanisme pasar akan menyelesaikan persoalan ekonomi.
Kelebihan sistem ekonomi kapitalis, antara lain :
*        Masyarakat dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif.
*        Produk yang dihasilkan lebih bermutu.
*        Setiap individu bebas memiliki faktor produksi.
*        Menimbulkan semangat untuk lebih maju.
Kekurangan sistem ekonomi kapitalis, antara lain :
*       Terjadi persaingan yang ketat.
*       Eksploitasi terhadap sumber ekonomi.
*       Eksploitasi kepada kaum buruh.
*       Kemungkinan besar adanya monopoli yang merugikan masyarakat.
*       Pendapatan yang tidak merata, sehingga menimbulkan kesenjangan.
Contoh negara yang menerapkan sistem ekonomi ini : Amerika Serikat, Eropa Barat.
B.     Sosialis
Sistem ekomoni sosialis disebut juga  sistem ekonomi terpusat  adalah sistem ekonomi yang pengaturan perekonomiannya dilakukan oleh pemerintah secara tepusat. Sistem ekonomi kapitalis ini dipopulerkan oleh karl marx.
Ciri dari ekonomi sosialis  :
*        Kepemilikan negara atas sumber ekonomi.
*        Penekanan terhadap kebersamaan dalam menjalankan dan memajukan ekonomi.
*        Imbalan individu hanya sebatasa kebutuhan saja.
*        Campur tangan pemerintah sangat besar.

Kelebihan ekonomi sosialis, antara lain :
*        Masalah ekonomi seperti pengangguran dapat diatasi dengan baik oleh pemerintah.
*        Pemerataan pendapatan dapat lebih mudah.
*        Jarang terjadi krisis ekonomi.
*        Kegiatan produksi dan distribusi dapat dilaksanakan dengan mudah, sebab pemerintah memiliki seluruh sumber daya dan faktor-faktor produksi.
Kekurangan sistem ekonomi sosialis, antara lain :
*       Masyarakat menjadi kurang kreatif, sebab kegiatan ekonomi telah diatur pemerintah.
*       Tidak memiliki kesempatan untuk maju
*       Terjadinya ketidaksesuaian barang yang dibutuhkan oleh masyarakat, karena pemerinta sulit menghitung semua kebutuhan masyarakat.
Contoh negara yang menerapkan sistem ekonomi ini  :  Rusia dan Korea Utara.
C.    Campuran
Sistem ini merupakan perpaduan antara sistem ekonomi kapitalis das sistem ekonomi sosialis, dengan kata lain masyarakat atau pihak swasta bekerja sama dengan pemerintah dalam menjalankan perekonomian. Kegiatan ekonomi dalam sistem ini diserahkan pada kekuatan pasar.
Ciri ciri sistem ekonomi campuran :
*        Kepemilikan individu diakui pemerintah.
*        Kompetisi antar individu.
*        Imbalan antar individu berdasarkan prestasi kerja.
*        Campur tangan pemerintah hanya untuk bidang tertentu.
*        Mekanisme pasar dalam masalah ekonomi butuh campur tangan pemerintah.
Contoh negara yang menerapkan sistem ekonomi ini : Indonesia .

Kesimpulan
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa penggunaan sistem ekonomi di setiap negara didasarkan pada paham apa yang diterapan dalam negara tersebut. Walaupun tidak ada satu sistem ekonomi yang mutlak baik sepenuhnya bagi penganutnya,akan tetapi setiap negara mengambil / memilih sistem yang mendatangkan kesejahteraan sebesar – besarnya bagi masyarakatnya.


 Sumber bacaan :




2 komentar:

  1. Terimakasih Infonya
    artikel yang bagus,
    sangat bermanfaat..
    Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Ekonomi di UII Yogyakarta
    :)
    twitter : @profiluii :)

    BalasHapus
  2. you'r welcome.....
    salam kenal,:)saya dr universitas gunadarma jurusan akuntansi...
    twitter :@putri_276...

    BalasHapus